Create text online

Sabtu, 17 September 2011

Lebaran Eratkan Persaudaraan


Arema Perantauan

Arema Perantauan


Meski telah seminggu berlalu namun suasana lebaran di Malang sangat berkesan bagi aremasenayan.crew dan nawak nawak Aremamania Perantauan lainya yang datang untuk merasakan suasana IdulFitri di Bhumi Arema.


Memanfaatkan acara Halal Bihalal secara sederhana bertempat di Mall Olympic Garden (MOG) Malang, pada hari Sabtu, 3 September 2011 , Berkumpul beberapa nawak nawak dari AremaKupang, AremaCikarang, AremaSanggata, AremaBalikpapan, AremaDilli, AremaSouthKalimantan dan AremaParahyangan dengan tujuan sebagai jalinan tali persaudaraan yang notabene nya sesama perantauan .


Adapun harapan harapan yang di inginkan.



  1. Acara Halal Bihalal AremaPerantauan sebagai ajang silaturahmi antar sesama AremaPerantauan bukan untuk kepentingan Politik atau Kelompok tertentu.

  2. Acara Halal Bihalal AremaPerantauan menjadi agenda tahunan yang penyelenggaraannya di koordinasikan dan di laksanakan secara bersama .

  3. Acara Halal Bihalal AremaPerantauan tidak menutup kemungkinan menjadi acara Kegiatan Sosial.


Dalam kesempatan tersebut hadir juga Ade d.kross memberikan sambutan dan undangan kepada nawak nawak pada acara Halal Bihalal Arema yang akan di selenggarakan di GOR Ken Arok. (10/09/2011).


Rabu, 14 September 2011

HALAL BIHALAL PPMR BERSAMA ANAK YATIM 2011


HOT INFO : PPMR (Paguyuban Persaudaraan Malang Raya) akan mengadakan acara HALAL BIHALAL PPMR BERSAMA ANAK YATIM 2011 yang akan diadakan pada tanggal : Minggu 25 September 2011 di Basecamp PPMR Jl. Cengger Ayam I no 9 Malang.. info lengkap hubungi Sam Hadi 0341-7017716...OJOK LALI LEK NGAKU AREMA OKET KER... NUWUS... SALAM PERSAUDARAAN...

Selasa, 13 September 2011

Jauhi 8 Sifat Istri yang Dibenci Suami

Jauhi 8 Sifat Istri yang Dibenci Suami: Jauhi 8 Sifat Istri yang Dibenci Suami:

Tips Rumah Tangga Bahagia: Jauhi 8 Sifat Istri yang Dibenci Suami

KUNCI utama rumah tangga bahagia adalah adanya saling cinta dan kasih sayang antara suami dan istri. Sang suami akan menghargai dan memberikan segenap cinta dan kasih sayang kepada istrinya, jika kaum wanita pun memberikan cinta dan penghargaan kepada suaminya. Demikian pula sebaliknya.

Agar istri tidak kehilangan rasa cinta dan rasa hormat suaminya, maka seorang istri harus mengetahui dan menjauhi sifat-sifat wanita yang dibenci suami. Di antara sifat-sifat tersebut yang paling menonjol, sebagaimana ditulis Shabah Sa’id dalam bukunya Az-Zaujah Al-Mubdi’ah wa Asrar Al-Jamal, antara lain:



1. Istri yang sibuk dengan dirinya sendiri.



Istri seperti ini biasanya menjauhi segala urusan suami, dan lebih mementingkan urusan serta kegemarannya sendiri. Pada dasarnya, istri seperti ini merasa nyaman setiap kali dia bisa menyendiri, serta bisa menjaga segala apa yang dia dengar, dia lihat, dan dia sentuh untuk diri sendiri. Boleh jadi hal ini merupakan akibat adanya penyakit psikis yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.

…Istri seperti ini adalah istri yang mengabaikan eksistensi suaminya. Karena dia selalu tidak meminta saran suaminya, atau tidak melibatkannya dalam urusan keluarga…
2. Istri yang suka mendominasi.



Istri seperti ini adalah istri yang mengabaikan eksistensi suaminya. Karena dia selalu tidak meminta saran suaminya, atau tidak melibatkannya dalam urusan keluarga. Dia senantiasa menjalankan sendiri segala urusan keluarga dan urusan rumah dengan tanpa memandang pendapat suami.



Di sini, seorang suami akan merasa bahwa jati dirinya telah hilang, sebab yang bisa dia lakukan untuk kebaikan rumah atau anak-anaknya hanya menyerah saja, atau mengabaikan keberadaan dirinya. Pria semacam ini, jika tidak memisahkan dirinya dari istri seperti itu, bisa jadi dia akan berusaha mencari, atau mendapatkan apa yang dia inginkan selama ini dari wanita lain.



3. Istri yang gemar berdusta.



Salah satu hal yang mesti dimiliki dalam hubungan pernikahan adalah unsur kejujuran dalam segala hal. Ini mengingat, kejujuran merupakan salah satu pilar ketenteraman dan kebahagiaan. Di luar sana terdapat banyak wanita yang gemar berdusta. Mereka menjadikan dusta sebagai hobi atau sebagai dalih karena takut sesuatu. Namun apa pun alasannya, dusta dan tipu daya adalah dua hal yang paling dibenci kaum pria. Meskipun terkadang seorang pria menerima tindakan dusta dari istrinya karena satu atau lain hal, namun penerimaan seorang suami terhadap sifat buruk itu biasanya disertai dengan pandangan meremehkan.



4. Istri yang kejam/galak.



Istri semacam ini adalah istri yang begitu mudahnya memberikan hukuman kepada suaminya, ketika suaminya melakukan suatu hal tertentu. Istri seperti ini terus-menerus meresahkan suaminya, sebab karakter permusuhannya tersebut. Selain itu, istri seperti ini akan terbiasa mengeluarkan kata-kata pedas, keras, dan kasar kepada tetangga, teman-teman, dan anggota keluarganya. Istri yang kejam, tentunya menimbulkan banyak masalah bagi suaminya, bahkan bagi anak-anaknya pula. Sehingga tertanam dalam jiwa anak-anaknya sikap tidak senang dan akan menjauh dari ibunya.

…Istri galak, begitu mudahnya memberikan hukuman kepada suaminya, ketika suaminya melakukan suatu hal tertentu. Istri seperti ini selalu meresahkan suaminya…
5. Istri yang menyulitkan.



Wanita semacam ini terbiasa hidup dalam suasana kehidupan yang penuh dengan perilaku buruk, gejolak rumah tangga, senantiasa menciptakan benih-benih perselisihan. Sebab setiap kata yang terlontar dari mulut suaminya yang berisi perintah terhadap hal penting yang mesti dilakukan istrinya, ternyata istrinya malah menepis semua perkataan suaminya dan menolak bertanggungjawab atas hal itu. Sehingga seringkali dia menciptakan kesulitan dan menyulut pertikaian antara dirinya dengan suaminya. Dalam kondisi demikian, sang suami lebih mengutamakan untuk menjauh dari rumah, atau barangkali dia akan tetap di rumah dan ikut-ikutan dengan sifat buruk istrinya.



6. Istri yang pasif.



Istri semacam ini akan membiarkan dan menyerahkan segala urusan kepada suaminya, sehingga suaminya menjalankan seluruh urusan keluarga dan rumah tangga. Peran istri hanya terbatas menjalankan instruksi-instruksi suaminya. Dia senantiasa menyerah dalam segala hal, seakan-akan dia menuntut suaminya agar lebih berkuasa dengan tanpa berusaha menunjukkan perannya atau keberadaannya sedikit pun terhadap suaminya, padalah dia adalah pasangan hidup bagi suaminya.



7. Istri yang keras kepala.



Istri semacam ini adalah istri yang keras kepala dalam segala hal, dan dia terus berlindung di balik sifatnya yang keras kepala itu. Sebab dia mendapatkan kenyamanan pada dirinya ketika dia bersikeras mengikuti pendapatnya, sekalipun itu salah. Di samping itu, melalui cara itulah dia mendapatkan kepuasan diri. Misalnya, andai suaminya menginginkan satu jenis makanan, dia terus-menerus menyiapkan jenis makanan lainnya, sekalipun sebenarnya jenis makanan itu juga tidak disukainya. Wanita semacam ini adalah wanita yang paling dibenci kaum laki-laki.

…Istri yang keras kepala dalam segala hal adalah wanita yang paling dibenci kaum laki-laki…
8. Istri yang menggemari rutinitas.



Istri semacam ini adalah sosok yang menganggap bahwa pernikahan adalah akhir dari segala kehidupannya. Sebab segala ambisi dan keinginannya telah dipendam dalam-dalam pasca menikah. Menurutnya, setelah menikah tidak ada lagi keinginan dan ambisi. Dengan begitu, dia beranggapan bahwa hari ini sama dengan hari kemarin, dengan artian, bahwa segala sesuatu dalam kehidupan pernikahan hanya sarat dengan rutinitas yang teratur dan monoton.



Hal-hal di atas adalah bagian dari sifat-sifat istri yang paling dibenci kaum suami. Oleh karena itu, hendaknya para istri kembali meniti kembali gaya hidupnya dengan menjauhi sifat-sifat di atas, demi meraih kebahagiaan dan ketenteraman kehidupan rumah tangga. [ganna pryadha/voa-islam.com]



Sumber : http://www.voa-islam.com/muslimah/artikel/2010/04/25/5438/tips-rumah-tangga-bahagiajauhi-8-sifat-istri-yang-dibenci-suami/









Share

PPMR AREMA COMMUNITY


" Kesetiaan, Kejujuran dan Persaudaraan Adalah Segala-galanya Jangan Kau Kotori Kesetiaan Dan Kejujuran Di Tubuh Persaudaraan Dan Tidak Berkhianat Pada Teman"